Card image cap

11-12-2025

Pentingnya BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih untuk Menyusun Laporan Keuangan dan di-Audit Laporan Keuangan

BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah dua pilar ekonomi desa yang memegang peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, sering kali muncul persoalan serius di banyak desa: pengelolaan keuangan yang belum transparan, laporan keuangan tidak dibuat secara periodik, hingga tidak adanya audit atas laporan tersebut.

Padahal, laporan keuangan dan audit bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan fondasi utama bagi akuntabilitas dan keberlanjutan kedua lembaga ini.

Artikel berikut akan menjelaskan pentingnya pembuatan laporan keuangan dan audit bagi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih, serta aturan yang mendasarinya.

Mengapa Laporan Keuangan Itu Penting?


1. Syarat Akuntabilitas dan Transparansi


BUMDes mengelola aset desa, sementara KDMP mengelola aset anggota. Tanpa laporan keuangan, masyarakat dan anggota tidak mengetahui:

 Berapa uang yang masuk dan keluar
 Bagaimana dana dikelola
 Apakah usaha menghasilkan keuntungan atau kerugian
 Aset apa saja yang dimiliki

Ini penting karena kedua lembaga ini mengelola uang publik dan harus dapat dipertanggungjawabkan.

 

2. Landasan Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

Laporan keuangan menjadi dasar untuk menentukan:

 Unit usaha mana yang layak dilanjutkan
 Berapa investasi yang perlu ditambah
 Apakah perlu ekspansi usaha
 Bagaimana mengatur arus kas

Tanpa data keuangan, keputusan hanya didasarkan pada perkiraan, yang sering berujung pada kerugian.

 

3. Mencegah Kecurangan (Fraud)

BUMDes dan koperasi adalah lembaga yang rawan:

 Penggelapan kas
 Mark-up belanja
 Pengeluaran tanpa bukti
 Pinjaman fiktif (khusus unit simpan pinjam)
 Penyalahgunaan aset

Laporan keuangan yang rapi dapat menjadi alat pendeteksi dini fraud sebelum membesar.


4. Kewajiban Regulasi

Laporan keuangan bukan sekadar pilihan, tapi aturan wajib. Untuk BUMDes:

  1.  Diatur dalam Permendesa PDTT No. 3 Tahun 2021
  2.  BUMDes wajib menyusun laporan keuangan setiap akhir tahun anggaran
  3.  Laporan disampaikan kepada kepala desa dan masyarakat melalui musyawarah desa

 
Untuk Koperasi:

  1.  Diatur dalam UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian
  2.  Pengurus wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban termasuk laporan keuangan kepada anggota pada RAT (Rapat Anggota Tahunan)
  3.  RAT wajib dilaksanakan setiap tahun

 

Mengapa Audit Laporan Keuangan Sangat Penting?

Audit adalah pemeriksaan laporan keuangan oleh pihak independen, seperti Kantor Akuntan Publik (KAP). Bagi BUMDes dan KDMP, audit sangat penting karena beberapa hal berikut:


1. Memberikan Kepercayaan kepada Masyarakat dan Anggota

Audit membuat laporan keuangan:

  •  Lebih kredibel
  •  Tidak sekadar “kata pengurus”
  •  Divalidasi oleh auditor profesional

BUMDes akan dipercaya warga, dan KDMP akan dipercaya anggota karena laporan keuangannya tidak dimanipulasi.


2. Memenuhi Asas Good Governance

BUMDes dan koperasi memegang amanah besar. Audit memastikan bahwa:

  •  Tata kelola berjalan baik
  •  Sistem pengendalian internal memadai
  •  Pengurus tidak bertindak sewenang-wenang

Ini penting untuk menjaga keberlanjutan lembaga jangka panjang.

 

3. Mencegah dan Mengungkap Kecurangan

Banyak kasus BUMDes dan koperasi bermasalah disebabkan:

  •  Dana tidak dicatat
  •  Piutang tidak tertagih
  •  Uang kas dipakai untuk kepentingan pribadi
  •  Aset tidak sesuai catatan

Audit dapat mendeteksi penyimpangan sejak dini

4. Syarat Kerja Sama dan Akses Pendanaan

BUMDes dan koperasi yang ingin bekerja sama dengan:

  •  Bank
  •  Pemerintah daerah
  •  Investor
  •  Lembaga pengembangan desa

Biasanya diminta laporan keuangan yang telah diaudit. Audit meningkatkan profesionalisme lembaga dan membuka peluang pendanaan lebih besar.


5. Manfaat Audit Secara Nyata untuk BUMDes dan KDMP

  •  Menyaring unit usaha yang tidak efisien
  •  Menentukan apakah biaya operasional terlalu tinggi
  •  Mengetahui apakah penjualan atau pendapatan sudah optimal
  •  Membantu menghitung SHU (koperasi) secara adil
  •  Menghitung laba BUMDes yang akan disetor sebagai PADes
  •  Membangun reputasi sebagai lembaga profesional

Audit bukan sekadar pemeriksaan, tapi juga proses pembelajaran untuk memperbaiki sistem.

 

Bagaimana Langkah Praktis Memulai Pembuatan dan Audit Laporan Keuangan?

 

1. Menyusun Standar Akuntansi Dasar

BUMDes dapat mengikuti SAP Desa / pedoman akuntansi desa, sedangkan koperasi dapat mengikuti pedoman akuntansi koperasi.


2. Melakukan Pencatatan Keuangan Secara Berkala

Gunakan sistem:

  •  Excel
  •  Aplikasi akuntansi UMKM
  •  Aplikasi yang disediakan pemerintah daerah

Yang penting adalah disiplin mencatat.


3. Menyiapkan Dokumen Pendukung

Seperti:

  •  Nota pembelian
  •  Buku kas
  •  Rekening koran
  •  Buku besar
  •  Daftar aset


4 Melakukan Audit Tahunan ke Kantor Akuntan Publik

Audit bisa dilakukan pada akhir tahun buku untuk menilai kewajaran laporan keuangan.

BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih adalah lembaga kunci dalam pembangunan ekonomi desa. Untuk dapat tumbuh dan dipercaya masyarakat, keduanya harus:

  1.  Menyusun laporan keuangan yang rapi, transparan, dan sesuai aturan
  2.  Melakukan audit secara berkala untuk memastikan akuntabilitas dan mencegah fraud


Dengan laporan keuangan yang baik dan audit yang independen, BUMDes dan KDMP dapat menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat, profesional, kredibel, dan berkelanjutan.